MAGELANG - PERWIMANAS II (Perkemahan Wirakarya Ma'arif Nasional) kembali di gelar di Lapangan Tembak AKMIL Magelang pada tanggal 18 September - 23 September. Sebanyak 17.000 Peserta dari seluruh Provinsi di Indonesia ikut hadir dalam penyelenggaraan PERWIMANAS yang Ke-II kalinya.
Santri Balekambang, atas nama Syihabul Fikri. Berkelahiran Demak berhasil meraih Juara 2 dalam Lomba Reportase di acara PERWIMANAS II yang diselenggarakan di Lapangan Tembak AKMIL Magelang. Meski hanya pembekalan yang singkat yakni 1 minggu sebelum perlombaan ia dapat meraih Juara II. Melalui berita yang ia kirim dengan Judul "Ma'arif NU Setia NKRI".
Ma’arif NU Setia NKRI
Dari
kiri: Ketua PP LP. Ma’arif NU KH. Zainal Arifin Junaidi,
Ketum PBNU KH. Said Aqil Sirodj, Presiden RI Ir. H. Joko Widodo memasuki
lapangan upacara
MAGELANG
– Pembukaan Perkemahan Wirakarya Pramuka Ma’arif NU Nasional (PERWIMANAS II)
dilaksanakan pada (18/9) dilapangan Tembak AKMIL Magelang. Hadir dalam acara
tersebut Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, Ketum PBNU KH. Said Aqil Sirodj,
Sekjen Helmi Faishol, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin, Menteri Pekerjaan
Umum Basuki Hadi Muljono, Menteri Sekertaris Negara Pratekno, Gubernur Jateng
Ganjar Pranowo, Ketua PP LP. Ma’arif NU KH. Zainal Arifin Junaidi, Bupati
Magelang, dan tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketum PBNU KH. Said
Aqil Sirodj menyampaikan bahwa lagu Yalal Wathon karangan KH. Wahab Hasbullah,
bukanlah Hadist Nabi. Namun sejatinya lagu tersebut berguna untuk mempersatukan
kaum Islam dalam memegang erat dan menjaga keutuhan Negara Kedaulatan Republik
Indonesia.
“Lagu
Yalal Wathon bukanlah hadist nabi, melainkan sebuah syair yang digunakan untuk
mempersatukan kaum Islam dalam memegang erat serta menjaga keutuhan NKRI.” Ungkap beliau.
Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, dalam
amanatnya beliau menyampaikan bahwa Indonesia ini adalah negara yang besar.
Tidak mudah untuk mengaturnya. “Dengan menguatkan persaudaraan sesama umat
Islam dan persaudaraan anak bangsa, negara ini akan menjadi kuat ekonominya.”
Imbuh mantan Walikota Solo ini.
Bapak
tiga anak ini mengapresiasi kepada pramuka ma’arif NU yang telah menyatakan
setia NKRI dan setia Pancasila.“ Beliau mengajak kepada 6.000 peserta
PERWIMANAS II dan 11.000 peserta didik PP LP. Ma’arif NU se-eks karesidenan Kedu untuk meningkatkan kualitas diri dalam
menghadapi tantangan di masa depan.” Pungkasnya.
Santri Balekambang ini mengaku Hobi menggeluti Dunia Tulis Menulis sejak ia menjadi Crew Majalah Balekambang. Menjadi Reporter dalam jabatan Crew Majalah Balekambang ini semakin menimbulkan banyak pengaruh untuk sering berlatih dalam Tulis Menulis. Dari Pengalaman yang sudah-sudah seperti mengikuti Seminar dalam acara Sarasehan yang diadakan oleh Suara Merdeka yaitu GSM (Gerakan Santri Menulis), Pelatihan Jurnalistik yang diadakan oleh Mahsiswa UNISNU menjadikan ia semakin berpengalaman.

Komentar
Posting Komentar